Cara setting windows kebal virus
Posted by on Sabtu, Maret 28, 2009 with 1 comment
Sobat netter Virus adalah satu diantara sekian banyak persoalan yang tidak bisa dihindari oleh pengguna komputer. Terutama pemakai Sistem Operasi Windows. Ada berbagai macam solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah ini. Dari memasang Anti-Virus (Avira, KasperSky, AVG, McAfee, ANSAV, PCMAV dll) hingga menggunakan program khusus untuk mengunci sistem dan aplikasi (seperti menggunakan DeepFreeze, Executable Lockdown dan Anti-EXE).
Bahkan baru baru ini Kaspersky Lab mendeteksi sebuah modifikasi baru dari virus Kido. Varian terbaru ini berbeda dari yang sebelumnya karena ia lebih komplit menambah fungsi Trojan yang ada pada versi program berbahaya yang sebelumnya. Net-Worm.Win32.Kido.ip, Net-Worm.Win32.Kido.iq, dan varian lainnya adalah bentuk modifikasi terbaru dari Kido, yang dapat mencegah fungsi produk antivirus pada mesin yang terinfeksi.
Vitaly Kamluk, seorang ahli antivirus senior dari Kaspersky mengatakan, sejauh ini versi baru Kido tidak menunjukkan ancaman yang mewabah. "Bagaimanapun, jika versi Kido yang sekarang digantikan oleh varian yang terbaru, akan sangat sulit untuk memerangi pembuat program berbahaya ini," lanjutnya.
Worm Kido tersebut memiliki fungsi pengunduh Trojan, yang berarti ia mengirimkan program berbahaya untuk menginfeksi komputer. Infeksi Kido pertama terdeteksi pada bulan November 2008.
Dalam keterangan resminya, Kaspersky Lab pun menganjurkan agar semua pengguna internet menginstal update keamanan sistem operasinya. (Biasa Promosi Bro) but anyway kita semua tau kalau Windows terutama windows Xp sangat rentan terjangkit virus. Sering kali terjadi, menularnya virus adalah melalui media penyimpanan USB Disk (flashdisk). Tanpa disadari, usai USB Disk ditancapkan, virus tersebut beraksi menjangkiti sistem operasi. Padahal, kita belum menyentuh satu berkas-pun yang tersimpan dalam USB Disk.
Perilaku bawaan Windows XP, setiap kali kita menancapkan USB Disk maupun memasukan CD-ROM, secara otomatis Windows XP melakukan proses memindai berkas autorun.inf untuk menjalankan sebuah aplikasi. Hal ini sering dimanfaatkan pembuat virus untuk menularkannya ke tiap komputer.
Nah, di kesempatan ini kita akan sedikit membahas tentang strategi mengatasi virus yang (biasa) aq copypaste dari beberapa blog temen temen terus aq gabungin jadi satu agar ngak bingung cari sana sini lagi. N sebagai info kalau isi dari tulisan ini akan terus aq kembangkan seiring dengan perkembangan virus dan tips2 yang kawan kawan berikan.
Tips yang pertama untuk mecegah atau meminimalisir menularnya virus pada Windows XP adalah dengan mematikan fitur Autorun (autoplay). Selain itu, keuntungan mematiikan fitur autorun menghemat waktu, Windows XP tidak perlu melakukan pemindaian pada USB Disk yang kita colokkan.
Untuk mematikan Autorun tersebut, salah satu jalan yang paling mudah adalah menggunakan aplikasi TweakUI, merupakan salah satu aplikasi dalam paket Microsoft PowerToys for Windows XP. Aplikasi ini berfungsi memodifikasi registry windows, jadi tinggal memilih penyetelan yang kita inginkan.
Cara mematikan fitur Autorun, bukalah TweakUI selanjutnya pilih menu My Computer > AutoPlay > Drive, non-aktifkan dengan cara menghilangkan tanda centang pada pilihan semua drive dari A hingga Z.
Berikutnya, menuju menu My Computer > Autoplay > Types, non-aktifkan Enable AutoPlay for removable drive serta mematikan Enable Autoplay for CD and DVD drive.
Or sobat bias matiin autorun secara manual, untuk pengguna Windows XP Profesional.
klik start-Run and ketik “gpedit.msc” enter.
klik group policy-user configuration-administrative templates system klik 2 kali turn off autoplay. klik enable. All driver
sedangkan untuk Windows Xp Home karena windows Xp home tidak ada gpeditnya. jd pke software tweakUI. aja
Tips yang kedua ganti icon flash disk anda untuk menandakan adanya virus yang dapat berjalan secara otomatis. Karena banyak file virus yang menggunakan icon folder sebagai icon programnya, maka ada baiknya anda mengganti theme default windows xp. Misalnya anda memakai theme Windows Vista yang memiliki tampilan folder yang berbeda dari windows XP. Sehingga kalau ada icon folder windows XP, maka dapat dipastikan itu adalah file virus.
Cara lain adalah mengganti icon dokumen anda menjadi icon yang unik.
klik tools-folder option-file type-pilih DOC-advance-change icon-pilih icon yang unik yang lain daripada icon doc default. jadi anda akan tau mana file doc yang asli dengan icon baru dan mana file virus yang menyamar dengan icon microsoft word. lakukan hal yang sama pada file excel dan file yang sering dijadikan penyamaran oleh virus
Tips yang ketiga Selalu aktifkan pilihan “show hidden files”, dan non aktifkan “Hide extensions for known file types” dan “Hide Protectes operating system files” pada folder options. Caranya buka my computer kemudian lihat bagian atas pada menu tools, lalu klik kiri menu tools tersebut dan pilih folder options, selanjutnya baru pilih “show hidden files”, dan non aktifkan “Hide extensions for known file types” dan “Hide Protectes operating system files” dengan cara menghilangkan ceklish. Hal ini penting dilakukan karena banyak file virus yang ber-attribut hidden atau system. Lalu kalau ada file yang ekstensinya tidak sesuai dengan iconnya (misalnya file data kita kita ketik seharusnya berekstensi .doc tapi sekarang berekstensi .exe atau icon folder yang berektensi .exe), maka kemungkinan besar itu adalah file virus.
Tips yang keempat Jangan pernah buka flash disk dengan cara langsung klik flashdisk 2x. Kalau ada virusnya, itu akan menyebabkan dijalankannya file virus, kalau virus udah jalan selesai deh bro, computer pasti di acak acak virus, untuk mengatasinya computer loe di restart dulu(itupun kalau mau) kemudian scan computer loe dengan antivirus.
Coba biasakan membuka flash disk melalui explorer, Pastikan sobat terus meng-update antivirus.
Bila ada file dengan nama mencurigakan, jangan dibuka. Apalagi file dengan nama yang meggoda Kayak “cewek cantik”, “Surat Buat kamu”, dll.
Tips yang kelima Disable Script.
Berguna untuk mencegah script virus menginfeksi komputer anda. biasanya file2 tersebut berekstensi .Vbs Nonaktifkan Hide exstensions for known file type dari folder option.
Dan set view folder anda menjadi details. agar ketahuan mana file-file yang benar -benar dokumen dan mana file-file yang hanya menyamar sebagai icon dokumen.
Tips yang keenam Gunakan FD Guard untuk mencegah file2 virus menginfeksi komputer ketika memasukan flashdisk ke dalam komputer. Amat Disarankan!!!
Software ini mencegah komputer tertular virus dari flashdisk dengan cara merename file” .Exe .Scr .Bat .Com .Vbs menjadi .Ex_ .Sc_ .Ba_ .Co_ .Vb_ jadi sebelum sepet nular file virusnya udah mati suri duluan.
kekurangan. cuma check root drive gak sampe folder.
dia juga ngerubah program .Exe yang di root drive walau bukan virus. tapi bisa dikembalikan dengan mengembalikan .Ex_ jadi .Exe
jadi saran saya pindahkan software yang di root drive ke dalam folder biar gak kena juga.
Baca Comment.txt untuk panduan penggunaan.
“http://www.ansav.com/index.php?option=com_docman&task=doc_download&gid=38&&Itemid=55″
tambahan lagi UFD guard :
“http://www.indowebster.com/USB_guard.html”
Tips yang ketujuh bikin user account baru aja dengan status limit. jadi gak usah make hak administrator, seandainya kl komputer keinfeksi.. tinggal login sebagai administrator trus hapus total account yang dah keinfesi.. cara ini lumayan ampuh, coz virus atow trojan mesti punya hak administrator kl mo nginfeksi… gak pake antivirus juga aman
Tips yang kedelapan dengan mengoptimalkan settingan Group Policy. Caranya adalah sebagai berikut :
1. Buka Control Panel - Administrative Tools.
2. Buka Local Security Policy.
3. Pada Software Restriction Policies, klik kanan pilih Create New Policies.
4. Pilih Additional Rules.
5. Tambahkan Rules baru dengan klik kanan pada tab bagian kanan lalu pilih New Path Rule.
6. Pada form yang telah tersedia masukkan path (ex. D:\) lalu Ok.
7. Teruskan dengan menambahkan beberapa path lain yang tidak kita inginkan ada program yang dieksekusi di dalamnya (pada kasus virus yang umumnya disebarkan lewat flashdisk maka masukkan path yang biasanya digunakan untuk flashdisk.)
8. Selesai.
Untuk mengujinya, cobalah log off lalu coba jalankan sebuah file .exe dari path yang sudah didaftarkan tadi. (kalau langkah-langkahnya sudah benar, seharusnya file tersebut tidak bisa dieksekusi lagi dan akan keluar pesan bahwa tidak diijinkan oleh Administrator.)
Tips yang kesembilan install deep freeze pada komputer kita. Dijamin windows gak bakal bisa terserang virus dalam jangka waktu lama. Hal ini terjadi karena dengan program deep freeze, virus yang sudah berhasil menyerang bakal langsung hilang dari system ketika melakukan restart pada komputer..
Tapi, seperti junk food (makanan instan) yang punya efek samping, begitu juga dengan deep freeze. Dalam berbagai kasus, komputer yang dipasang deep freeze akan mengalami penurunan performa secara drastis. Bahkan, kata beberapa orang, penggunaan deep freeze dapat memperpendek umur hard disk. (Tanya Kenapa?)
Tips yang kesepuluh
Tampilkan fiil yang tersembunyi dengan Klik Tombol “Start” pada Taskbar.
Pilih Menu “Run”
Maka akan muncul Window Run.
Ketikkan “attrib -s –r -h G:\*.* /s /d”. Tujuannya adalah untuk memunculkan seluruh file dalam flashdisk. Biasanya virus menyembunyikan file asli.
Huruf “G” merujuk pada drive letter flashdisk. Ganti dengan huruf “F” jika flashdisk Kamu terhubung dengan komputer dan memiliki drive letter F, dan sebagainya.
Klik “OK”
Maka akan muncul Window seperti Command Prompt/DOS.
Hal ini wajar, dan jangan lakukan apapun. Tunggu hingga Window DOS tersebut hilang dengan sendirinya.
Setelah Window DOS menghilang, langkah selanjutnya adalah memeriksa isi Flashdisk.
Klik icon flashdisk Kamu di bagian kiri Windows Explorer. ingat Jangan pernah membuka flashdisk dengan dobel klik di bagian kanan Windows Explorer!
Sekedar pengetahuan tentang virus
Virus komputer adalah program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup . Virus komputer dapat merusak data pada dokumen, membuat kita merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
Virus pertama di dunia
Virus computer pertama di dunia bernama creeper di temukan dalam jaringan komputer Amerika ARPHANET pada tahun 1970. ARPHANET inilah yang merupakan cikal bakal pertama kalinya orang mengenal
internet. Selain mampu mengambil alih akses computer hanya melewati modem. Creeper juga akan menyalin dirinya sendiri kedalam komputer lain, yang kemudian ia memunculkan pesan “I’M THE CREEPER: CATCH ME IF YOU CAN”.
Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu misalnya VGA, Memory bahkan procesor terutama pada operating system, terutama sistem operasi berbasis keluarga Windows, antara lain :
Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Service Pack 1, Windows XP Service Pack 2, Windows Vista Service Pack 1.
Virus, Worm dan Trojan ini bisa masuk ke computer kita melalui media apa saja, bisa melalui internet yang merupakan jaringan komputer global, melalui jaringan local (seperti jaringan LAN di kantor kita), melalui CD/CDRW/DVD, maupun melalui flash disk temen yang menggunakan komputer kita.
Efek negatif virus komputer terutama adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer seperti CPU Real Time dan penggunaan memori menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya, menyerang system operasi lainnya seperti Linux, Mac, dsbnya.
Worm
Worm adalah jenis virus yang tidak menginfeksi program lainnya.
Ia membuat copy dirinya sendiri dan menginfeksi komputer lainnya (biasanya menggunakan hubungan jaringan) tetapi tidak mengkaitkan dirinya dengan program lainnya, akan tetapi sebuah worm dapat mengubah atau merusak file dan program.
Trojan
Trojan adalah replika atau duplikat virus. Trojan dimasukan sebagai virus karena sifat program yang tidak diinginkan dan bekerja dengan sendirinya pada sebuah computer. Sifat trojan adalah mengkontrol computer secara otomatis. Misalnya computer yang dimasuki trojan email. Trojan dimasukan dalam RATS (remote access trojans) dimana sebuah computer dikontrol oleh program tertentu, bahkan beberapa trojan difungsikan membuka computer agar dapat dimasuki oleh computer dan diaccess dari jauh.
Mengatasi Virus Komputer
Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak anti virus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan basis data virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode untuk menghapus virus tersebut. Beberapa antivirus yang bisa diandalkan dan menangkal virus adalah KasperSky, AVG, AntiVir, PCMAV, Norton, Norman, dan McAfee.
Udah dulu ya? Lain kali kita sambung lagi
NB:
**jangan lupa untuk mematikan System Restore sebelum menscan virus
**sobat bisa gunakan ansav plugin untuk mengembalikan file yang di hidden or registri yang di rusak virus
**sabar, teliti dan yakin adalah kunci dari sebuah ilmu
#* kalau pengen jadi teknisi komputer gabung aja di http://www.smarteknologi.info/?id=hella lumayankan bisa install ulang komputer! jadi ngak perlu keluar duit banyak untuk install komputer
Bahkan baru baru ini Kaspersky Lab mendeteksi sebuah modifikasi baru dari virus Kido. Varian terbaru ini berbeda dari yang sebelumnya karena ia lebih komplit menambah fungsi Trojan yang ada pada versi program berbahaya yang sebelumnya. Net-Worm.Win32.Kido.ip, Net-Worm.Win32.Kido.iq, dan varian lainnya adalah bentuk modifikasi terbaru dari Kido, yang dapat mencegah fungsi produk antivirus pada mesin yang terinfeksi.
Vitaly Kamluk, seorang ahli antivirus senior dari Kaspersky mengatakan, sejauh ini versi baru Kido tidak menunjukkan ancaman yang mewabah. "Bagaimanapun, jika versi Kido yang sekarang digantikan oleh varian yang terbaru, akan sangat sulit untuk memerangi pembuat program berbahaya ini," lanjutnya.
Worm Kido tersebut memiliki fungsi pengunduh Trojan, yang berarti ia mengirimkan program berbahaya untuk menginfeksi komputer. Infeksi Kido pertama terdeteksi pada bulan November 2008.
Dalam keterangan resminya, Kaspersky Lab pun menganjurkan agar semua pengguna internet menginstal update keamanan sistem operasinya. (Biasa Promosi Bro) but anyway kita semua tau kalau Windows terutama windows Xp sangat rentan terjangkit virus. Sering kali terjadi, menularnya virus adalah melalui media penyimpanan USB Disk (flashdisk). Tanpa disadari, usai USB Disk ditancapkan, virus tersebut beraksi menjangkiti sistem operasi. Padahal, kita belum menyentuh satu berkas-pun yang tersimpan dalam USB Disk.
Perilaku bawaan Windows XP, setiap kali kita menancapkan USB Disk maupun memasukan CD-ROM, secara otomatis Windows XP melakukan proses memindai berkas autorun.inf untuk menjalankan sebuah aplikasi. Hal ini sering dimanfaatkan pembuat virus untuk menularkannya ke tiap komputer.
Nah, di kesempatan ini kita akan sedikit membahas tentang strategi mengatasi virus yang (biasa) aq copypaste dari beberapa blog temen temen terus aq gabungin jadi satu agar ngak bingung cari sana sini lagi. N sebagai info kalau isi dari tulisan ini akan terus aq kembangkan seiring dengan perkembangan virus dan tips2 yang kawan kawan berikan.
Tips yang pertama untuk mecegah atau meminimalisir menularnya virus pada Windows XP adalah dengan mematikan fitur Autorun (autoplay). Selain itu, keuntungan mematiikan fitur autorun menghemat waktu, Windows XP tidak perlu melakukan pemindaian pada USB Disk yang kita colokkan.
Untuk mematikan Autorun tersebut, salah satu jalan yang paling mudah adalah menggunakan aplikasi TweakUI, merupakan salah satu aplikasi dalam paket Microsoft PowerToys for Windows XP. Aplikasi ini berfungsi memodifikasi registry windows, jadi tinggal memilih penyetelan yang kita inginkan.
Cara mematikan fitur Autorun, bukalah TweakUI selanjutnya pilih menu My Computer > AutoPlay > Drive, non-aktifkan dengan cara menghilangkan tanda centang pada pilihan semua drive dari A hingga Z.
Berikutnya, menuju menu My Computer > Autoplay > Types, non-aktifkan Enable AutoPlay for removable drive serta mematikan Enable Autoplay for CD and DVD drive.
Or sobat bias matiin autorun secara manual, untuk pengguna Windows XP Profesional.
klik start-Run and ketik “gpedit.msc” enter.
klik group policy-user configuration-administrative templates system klik 2 kali turn off autoplay. klik enable. All driver
sedangkan untuk Windows Xp Home karena windows Xp home tidak ada gpeditnya. jd pke software tweakUI. aja
Tips yang kedua ganti icon flash disk anda untuk menandakan adanya virus yang dapat berjalan secara otomatis. Karena banyak file virus yang menggunakan icon folder sebagai icon programnya, maka ada baiknya anda mengganti theme default windows xp. Misalnya anda memakai theme Windows Vista yang memiliki tampilan folder yang berbeda dari windows XP. Sehingga kalau ada icon folder windows XP, maka dapat dipastikan itu adalah file virus.
Cara lain adalah mengganti icon dokumen anda menjadi icon yang unik.
klik tools-folder option-file type-pilih DOC-advance-change icon-pilih icon yang unik yang lain daripada icon doc default. jadi anda akan tau mana file doc yang asli dengan icon baru dan mana file virus yang menyamar dengan icon microsoft word. lakukan hal yang sama pada file excel dan file yang sering dijadikan penyamaran oleh virus
Tips yang ketiga Selalu aktifkan pilihan “show hidden files”, dan non aktifkan “Hide extensions for known file types” dan “Hide Protectes operating system files” pada folder options. Caranya buka my computer kemudian lihat bagian atas pada menu tools, lalu klik kiri menu tools tersebut dan pilih folder options, selanjutnya baru pilih “show hidden files”, dan non aktifkan “Hide extensions for known file types” dan “Hide Protectes operating system files” dengan cara menghilangkan ceklish. Hal ini penting dilakukan karena banyak file virus yang ber-attribut hidden atau system. Lalu kalau ada file yang ekstensinya tidak sesuai dengan iconnya (misalnya file data kita kita ketik seharusnya berekstensi .doc tapi sekarang berekstensi .exe atau icon folder yang berektensi .exe), maka kemungkinan besar itu adalah file virus.
Tips yang keempat Jangan pernah buka flash disk dengan cara langsung klik flashdisk 2x. Kalau ada virusnya, itu akan menyebabkan dijalankannya file virus, kalau virus udah jalan selesai deh bro, computer pasti di acak acak virus, untuk mengatasinya computer loe di restart dulu(itupun kalau mau) kemudian scan computer loe dengan antivirus.
Coba biasakan membuka flash disk melalui explorer, Pastikan sobat terus meng-update antivirus.
Bila ada file dengan nama mencurigakan, jangan dibuka. Apalagi file dengan nama yang meggoda Kayak “cewek cantik”, “Surat Buat kamu”, dll.
Tips yang kelima Disable Script.
Berguna untuk mencegah script virus menginfeksi komputer anda. biasanya file2 tersebut berekstensi .Vbs Nonaktifkan Hide exstensions for known file type dari folder option.
Dan set view folder anda menjadi details. agar ketahuan mana file-file yang benar -benar dokumen dan mana file-file yang hanya menyamar sebagai icon dokumen.
Tips yang keenam Gunakan FD Guard untuk mencegah file2 virus menginfeksi komputer ketika memasukan flashdisk ke dalam komputer. Amat Disarankan!!!
Software ini mencegah komputer tertular virus dari flashdisk dengan cara merename file” .Exe .Scr .Bat .Com .Vbs menjadi .Ex_ .Sc_ .Ba_ .Co_ .Vb_ jadi sebelum sepet nular file virusnya udah mati suri duluan.
kekurangan. cuma check root drive gak sampe folder.
dia juga ngerubah program .Exe yang di root drive walau bukan virus. tapi bisa dikembalikan dengan mengembalikan .Ex_ jadi .Exe
jadi saran saya pindahkan software yang di root drive ke dalam folder biar gak kena juga.
Baca Comment.txt untuk panduan penggunaan.
“http://www.ansav.com/index.php?option=com_docman&task=doc_download&gid=38&&Itemid=55″
tambahan lagi UFD guard :
“http://www.indowebster.com/USB_guard.html”
Tips yang ketujuh bikin user account baru aja dengan status limit. jadi gak usah make hak administrator, seandainya kl komputer keinfeksi.. tinggal login sebagai administrator trus hapus total account yang dah keinfesi.. cara ini lumayan ampuh, coz virus atow trojan mesti punya hak administrator kl mo nginfeksi… gak pake antivirus juga aman
Tips yang kedelapan dengan mengoptimalkan settingan Group Policy. Caranya adalah sebagai berikut :
1. Buka Control Panel - Administrative Tools.
2. Buka Local Security Policy.
3. Pada Software Restriction Policies, klik kanan pilih Create New Policies.
4. Pilih Additional Rules.
5. Tambahkan Rules baru dengan klik kanan pada tab bagian kanan lalu pilih New Path Rule.
6. Pada form yang telah tersedia masukkan path (ex. D:\) lalu Ok.
7. Teruskan dengan menambahkan beberapa path lain yang tidak kita inginkan ada program yang dieksekusi di dalamnya (pada kasus virus yang umumnya disebarkan lewat flashdisk maka masukkan path yang biasanya digunakan untuk flashdisk.)
8. Selesai.
Untuk mengujinya, cobalah log off lalu coba jalankan sebuah file .exe dari path yang sudah didaftarkan tadi. (kalau langkah-langkahnya sudah benar, seharusnya file tersebut tidak bisa dieksekusi lagi dan akan keluar pesan bahwa tidak diijinkan oleh Administrator.)
Tips yang kesembilan install deep freeze pada komputer kita. Dijamin windows gak bakal bisa terserang virus dalam jangka waktu lama. Hal ini terjadi karena dengan program deep freeze, virus yang sudah berhasil menyerang bakal langsung hilang dari system ketika melakukan restart pada komputer..
Tapi, seperti junk food (makanan instan) yang punya efek samping, begitu juga dengan deep freeze. Dalam berbagai kasus, komputer yang dipasang deep freeze akan mengalami penurunan performa secara drastis. Bahkan, kata beberapa orang, penggunaan deep freeze dapat memperpendek umur hard disk. (Tanya Kenapa?)
Tips yang kesepuluh
Tampilkan fiil yang tersembunyi dengan Klik Tombol “Start” pada Taskbar.
Pilih Menu “Run”
Maka akan muncul Window Run.
Ketikkan “attrib -s –r -h G:\*.* /s /d”. Tujuannya adalah untuk memunculkan seluruh file dalam flashdisk. Biasanya virus menyembunyikan file asli.
Huruf “G” merujuk pada drive letter flashdisk. Ganti dengan huruf “F” jika flashdisk Kamu terhubung dengan komputer dan memiliki drive letter F, dan sebagainya.
Klik “OK”
Maka akan muncul Window seperti Command Prompt/DOS.
Hal ini wajar, dan jangan lakukan apapun. Tunggu hingga Window DOS tersebut hilang dengan sendirinya.
Setelah Window DOS menghilang, langkah selanjutnya adalah memeriksa isi Flashdisk.
Klik icon flashdisk Kamu di bagian kiri Windows Explorer. ingat Jangan pernah membuka flashdisk dengan dobel klik di bagian kanan Windows Explorer!
Sekedar pengetahuan tentang virus
Virus komputer adalah program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup . Virus komputer dapat merusak data pada dokumen, membuat kita merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
Virus pertama di dunia
Virus computer pertama di dunia bernama creeper di temukan dalam jaringan komputer Amerika ARPHANET pada tahun 1970. ARPHANET inilah yang merupakan cikal bakal pertama kalinya orang mengenal
internet. Selain mampu mengambil alih akses computer hanya melewati modem. Creeper juga akan menyalin dirinya sendiri kedalam komputer lain, yang kemudian ia memunculkan pesan “I’M THE CREEPER: CATCH ME IF YOU CAN”.
Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu misalnya VGA, Memory bahkan procesor terutama pada operating system, terutama sistem operasi berbasis keluarga Windows, antara lain :
Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Service Pack 1, Windows XP Service Pack 2, Windows Vista Service Pack 1.
Virus, Worm dan Trojan ini bisa masuk ke computer kita melalui media apa saja, bisa melalui internet yang merupakan jaringan komputer global, melalui jaringan local (seperti jaringan LAN di kantor kita), melalui CD/CDRW/DVD, maupun melalui flash disk temen yang menggunakan komputer kita.
Efek negatif virus komputer terutama adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer seperti CPU Real Time dan penggunaan memori menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya, menyerang system operasi lainnya seperti Linux, Mac, dsbnya.
Worm
Worm adalah jenis virus yang tidak menginfeksi program lainnya.
Ia membuat copy dirinya sendiri dan menginfeksi komputer lainnya (biasanya menggunakan hubungan jaringan) tetapi tidak mengkaitkan dirinya dengan program lainnya, akan tetapi sebuah worm dapat mengubah atau merusak file dan program.
Trojan
Trojan adalah replika atau duplikat virus. Trojan dimasukan sebagai virus karena sifat program yang tidak diinginkan dan bekerja dengan sendirinya pada sebuah computer. Sifat trojan adalah mengkontrol computer secara otomatis. Misalnya computer yang dimasuki trojan email. Trojan dimasukan dalam RATS (remote access trojans) dimana sebuah computer dikontrol oleh program tertentu, bahkan beberapa trojan difungsikan membuka computer agar dapat dimasuki oleh computer dan diaccess dari jauh.
Mengatasi Virus Komputer
Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak anti virus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan basis data virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode untuk menghapus virus tersebut. Beberapa antivirus yang bisa diandalkan dan menangkal virus adalah KasperSky, AVG, AntiVir, PCMAV, Norton, Norman, dan McAfee.
Udah dulu ya? Lain kali kita sambung lagi
NB:
**jangan lupa untuk mematikan System Restore sebelum menscan virus
**sobat bisa gunakan ansav plugin untuk mengembalikan file yang di hidden or registri yang di rusak virus
**sabar, teliti dan yakin adalah kunci dari sebuah ilmu
#* kalau pengen jadi teknisi komputer gabung aja di http://www.smarteknologi.info/?id=hella lumayankan bisa install ulang komputer! jadi ngak perlu keluar duit banyak untuk install komputer
Categories: virus
http://freakshare.net/files/70vquf45/Front-07-2010.rar.html
BalasHapus