Percaya Diri Yang Dibarengi Dengan Rendah Hati
Posted by on Jumat, Maret 27, 2009 with No comments
Apa pun yang anda lakukan, maka lakukanlah itu dengan penuh percaya diri dan keyakinan. Kedua kualitas tersebut sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, dan barangkali akan lebih penting lagi dalam melakukan bisnis atau memanajemeni perusahaan. Suatu usaha yang dilakukan tanpa keyakinan,
atau suatu bisnis yang dijalankan tanpa kepercayaan diri tidak akan memberi manfaat pada siapa pun. Karena itu seorang manajer yang bersemangat dan sungguh-sungguh hendaklah mengembangkan prinsip-prinsip yang dengan mantap bisa mengangkat keyakinan perusahaannya secara keseluruhan.
Salah satu cara dalam bertahan pada prinsip-prinsip tertentu - bagaimana pun pentingnya prinsip tersebut - ialah dengan berusaha memperoleh dukungan atas prinsip itu. Bukan dengan memaksakannya pada siapa pun. Hal ini hendaklah dilandaskan pada kerendahan hati. Cobalah anda lihat contoh orang-orang yang mengalami kegagalan dalam bisnis. Walau pun tidak selalu, tetapi kegagalan mereka dalam bisnis sering diakibatkan karena tidak adanya kerendahan hati dalam diri mereka. Dan sebaliknya, jika yang memiliki keyakinan itu adalah orang yang rendah hati, maka keyakinan itu akan tumbuh secara perlahan, lalu mengkristal menjadi prinsip yang positif dan mantap. Dan acapkali prinsip inilah yang membimbing orang itu dalam mengejar sasarannya.
Seseorang yang bekerja memimpin orang lain, tidak boleh tidak, haruslah membalut keyakinannya dengan rendah hati. Bila mereka tidak memiliki kerendahan hati, maka mereka tidak akan mengetahui apakah sikap atau tindakannya itu salah. Sebab jarang sekali ada anak buah yang berani menunjukkan kesalahan atasannya. Itulah sebabnya mengapa mereka senantiasa harus memeriksa sikap diri mereka.
Orang-orang yang memiliki kerendahan hati bisa mendeteksi kebesaran dalam diri orang lain. Dan sebagai konsekuensi, mereka bisa mengenali apakah anak buah lebih trampil dari mereka. Jika anda mengasumsikan bahwa anak buah anda - karena mereka adalah bawahan - kurang trampil atau kurang berbakat dibanding dengan anda, maka ini adalah tanda bahwa dalam diri anda tidak ada rasa rendah hati. Memang tidak semua karyawan superior, tapi rendah hati akan memungkinkan anda untuk menghargai hal-hal baik yang ada pada diri mereka. Dan ini memungkinkan anda untuk lebih cakap dalam mempergunakan diri mereka dan gagasan mereka.
Diadaptasi dari Kumpulan Karangan Konosuke Matsushita
atau suatu bisnis yang dijalankan tanpa kepercayaan diri tidak akan memberi manfaat pada siapa pun. Karena itu seorang manajer yang bersemangat dan sungguh-sungguh hendaklah mengembangkan prinsip-prinsip yang dengan mantap bisa mengangkat keyakinan perusahaannya secara keseluruhan.
Salah satu cara dalam bertahan pada prinsip-prinsip tertentu - bagaimana pun pentingnya prinsip tersebut - ialah dengan berusaha memperoleh dukungan atas prinsip itu. Bukan dengan memaksakannya pada siapa pun. Hal ini hendaklah dilandaskan pada kerendahan hati. Cobalah anda lihat contoh orang-orang yang mengalami kegagalan dalam bisnis. Walau pun tidak selalu, tetapi kegagalan mereka dalam bisnis sering diakibatkan karena tidak adanya kerendahan hati dalam diri mereka. Dan sebaliknya, jika yang memiliki keyakinan itu adalah orang yang rendah hati, maka keyakinan itu akan tumbuh secara perlahan, lalu mengkristal menjadi prinsip yang positif dan mantap. Dan acapkali prinsip inilah yang membimbing orang itu dalam mengejar sasarannya.
Seseorang yang bekerja memimpin orang lain, tidak boleh tidak, haruslah membalut keyakinannya dengan rendah hati. Bila mereka tidak memiliki kerendahan hati, maka mereka tidak akan mengetahui apakah sikap atau tindakannya itu salah. Sebab jarang sekali ada anak buah yang berani menunjukkan kesalahan atasannya. Itulah sebabnya mengapa mereka senantiasa harus memeriksa sikap diri mereka.
Orang-orang yang memiliki kerendahan hati bisa mendeteksi kebesaran dalam diri orang lain. Dan sebagai konsekuensi, mereka bisa mengenali apakah anak buah lebih trampil dari mereka. Jika anda mengasumsikan bahwa anak buah anda - karena mereka adalah bawahan - kurang trampil atau kurang berbakat dibanding dengan anda, maka ini adalah tanda bahwa dalam diri anda tidak ada rasa rendah hati. Memang tidak semua karyawan superior, tapi rendah hati akan memungkinkan anda untuk menghargai hal-hal baik yang ada pada diri mereka. Dan ini memungkinkan anda untuk lebih cakap dalam mempergunakan diri mereka dan gagasan mereka.
Diadaptasi dari Kumpulan Karangan Konosuke Matsushita
0 komentar:
Posting Komentar