Masalah cuma sebuah tantangan

Posted by on Jumat, Maret 27, 2009 with No comments
Bila anda menganggap masalah sebagai beban, anda mungkin akan menghindarinya. Bila anda menganggap masalah sebagai tantangan, anda mungkin akan menghadapinya. Namun, masalah adalah hadiah yang dapat anda terima dengan suka cita. Dengan pandangan tajam, anda melihat keberhasilan di balik setiap masalah.

Masalah adalah anak tangga menuju kekuatan ang lebih tinggi. Maka, hadapi dan ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses anda. Tanpa masalah, anda tak layak memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah sebagai hadiah.

Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya bukanlah serpihan-erpihan makanan pagi. Bukan pula eraman hangat di malam-malam yang dingin. Namun, ketika mereka melempar anak-anak itu dari tebing yang tinggi. Detik pertama anak-anak elang itu menganggap induk mereka sungguh keterlaluan, menjerit ketakutan, matilah aku. Sesaat kemudian, bukan kematian yang mereka terima, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang. Bila anda tak berani mengatasi masalah, anda tak kan menjadi seseorang yang sejati.

Orang sering sulit dimengerti, tidak pikir panjang dan selalu memikirkan diri sendiri, namun demikian... ampunilah mereka. Bila anda baik hati, mereka mungkin menuduh anda egois, atau punya mau, namun demikian... tetaplah berbuat baik.

Bila anda sukses, anda akan menemui teman-teman yang tidak bersahabat, dan musuh-musuh sejati anda, namun demikian... teruskan kesuksesan anda.

Bila anda jujur dan tulus hati, orang mungkin akan menipu anda, namun demikian... tetaplah jujur dan tulus hati.

Hasil karya anda bertahun-tahun dihancurkan orang dalam semalaman, namun demikian... tetaplah berkarya

Bila anda menemukan ketenangan dan kebahagiaan, mungkin banyak yang iri, namun demikian... syukurilah kebahagiaan anda

Kebaikan anda hari ini sering dilupakan orang, namun demikian... teruslah berbuat kebaikan

Berikanlah yang terbaik dari anda, namun itu pun tidak akan pernah memuaskan orang, namun demikian... tetaplah memberi yang terbaik

Pada akhirnya...

Perkaranya adalah antara anda dan Sang Khaliq... dan bukan antara anda dan mereka.