6 Strategi Menjadi Pembelajar Dahsyat
Posted by on Sabtu, Mei 23, 2009 with No comments
1. KetulusanKetulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi.Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya "Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak". Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
2. Rendah HatiBeda dgn rendah diri yg merupakan kelemahan, kerendahhatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.
3. KesetiaanKesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yg setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
4. Bersikap PositifOrang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan drpd keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dsb.
5. KeceriaanKarena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
6. Bertanggung JawabOrang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Tidak pernah ada informasi yang sedemikian lengkap yang dapat diserap dan dipelajari oleh manusia sepanjang sejarah peradaban umat manusia. Semakin banyak teknologi yang diciptakan, semakin besar pula informasi yang harus dipelajari. informasi terus berkembang seiring dengan jamannya. Sudah menjadi keharusan, apapun yang dapat menjadi alat bantu dalam pembelajaran kita terima dengan sangat baik.
Mengingat bahwa kita memiliki anugerah berupa otak yang sangat luar biasa, sudah layak bila kita harus menggunakannya dengan optimal. Berikut ini adalah 6 strategi yang dapat dilakukan dalam meningkatkan proses pembelajaran dan penyimpanan informasi.
Pertama, berdoalah kepada Tuhan yang Maha Segalanya sebelum melakukan apapun! Mohonlah bimbingan dan pencerahan kepadaNya! Ambil napas dalam dan santai! Tutup mata Anda, ambil napas melalui hidung dan keluarkan melalui mulut beberapa kali, dengan perlahan dan konsisten!
Kedua, ketahui dengan pasti tujuan Anda melakukan proses pembelajaran dan penyimpanan informasi!
Ketiga, matikan TV/radio dan temukan tempat yang tenang tanpa gangguan!
Keempat, hindari belajar sambil berbaring ketika Anda sedang belajar! Duduklah di depan meja! Gunakan kursi dengan sandaran yang nyaman! Siapkan semua materi yang akan Anda pelajari hingga Anda mudah menjangkaunya!
Kelima, belajarlah untuk periode pendek 20 hingga 30 menit! Berhentilah 10 menit diantaranya lalu lanjutkan!
Keenam, akhiri proses pembelajaran dan penyimpanan informasi yang Anda lakukan dengan bersyukur kepada Tuhan yang Maha Segalanya!
Okky Sulistijo
2. Rendah HatiBeda dgn rendah diri yg merupakan kelemahan, kerendahhatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.
3. KesetiaanKesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yg setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
4. Bersikap PositifOrang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan drpd keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dsb.
5. KeceriaanKarena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
6. Bertanggung JawabOrang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Tidak pernah ada informasi yang sedemikian lengkap yang dapat diserap dan dipelajari oleh manusia sepanjang sejarah peradaban umat manusia. Semakin banyak teknologi yang diciptakan, semakin besar pula informasi yang harus dipelajari. informasi terus berkembang seiring dengan jamannya. Sudah menjadi keharusan, apapun yang dapat menjadi alat bantu dalam pembelajaran kita terima dengan sangat baik.
Mengingat bahwa kita memiliki anugerah berupa otak yang sangat luar biasa, sudah layak bila kita harus menggunakannya dengan optimal. Berikut ini adalah 6 strategi yang dapat dilakukan dalam meningkatkan proses pembelajaran dan penyimpanan informasi.
Pertama, berdoalah kepada Tuhan yang Maha Segalanya sebelum melakukan apapun! Mohonlah bimbingan dan pencerahan kepadaNya! Ambil napas dalam dan santai! Tutup mata Anda, ambil napas melalui hidung dan keluarkan melalui mulut beberapa kali, dengan perlahan dan konsisten!
Kedua, ketahui dengan pasti tujuan Anda melakukan proses pembelajaran dan penyimpanan informasi!
Ketiga, matikan TV/radio dan temukan tempat yang tenang tanpa gangguan!
Keempat, hindari belajar sambil berbaring ketika Anda sedang belajar! Duduklah di depan meja! Gunakan kursi dengan sandaran yang nyaman! Siapkan semua materi yang akan Anda pelajari hingga Anda mudah menjangkaunya!
Kelima, belajarlah untuk periode pendek 20 hingga 30 menit! Berhentilah 10 menit diantaranya lalu lanjutkan!
Keenam, akhiri proses pembelajaran dan penyimpanan informasi yang Anda lakukan dengan bersyukur kepada Tuhan yang Maha Segalanya!
Okky Sulistijo
0 komentar:
Posting Komentar